PARTE ACTUALIZADA DE HOY
Penderita migrain wajib mewaspadai makanan pemicu migrain 

Penderita migrain wajib mewaspadai makanan pemicu migrain 

Tentang Migrain

Migrain atau sering disebut sakit kepala sebelah menjadi penyakit yang sering diderita kebanyakan orang. Faktanya, wanita lebih sering menderita sakit kepala dibandingkan pria. Migrain atau sakit kepala vaskular terjadi saat kadar hormon estrogen jauh terjerembab yang pada akhirnya mengakibatkan kadar serotonin yang berperan dalam rasa sakit dan depresi ikut berubah.

Migrain tidak bisa disepelekan begitu saja, sebab akan menyebabkan sakit kepala yang lebih kronis. Untuk mengurangi sakit kepala migrain yang berketerusan, Anda perlu mencari tahu apa penyebabnya agar bisa dihindari. Sebenarnya banyak hal yang menjadi pemicu sakit kepala migrain, salah satunya adalah makanan. Berikut adalah makanan pemicu migrain yang harus diwaspadai penderita migrain terutama wanita.

Apa sebenarnya yang dapat mengurangi migarin

1. Cokelat

Coklat memang dapat meningkatkan mood sehingga ampuh membuat  seseorang lebih bahagia, tapi untuk penderita migrain makanan manis satu ini harus dihindari.

Alasannya karena cokelat mengandung kafein serta beta-phenylethylamine yang merupakan kandungan pemicu migrain.

2. Kopi

Kopi mengandung kafein, apabila kafein masuk ke tubuh dalam jumlah berlebih maka ini dapat memicu serangan migrain. Kafein menjadi penyebab migrain sudah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 dan 2019. Dari hasil penelitian tersebut, penderita migrain disarankan menghindari konsumsi kopi berlebih agar frekuensi migrain dapat berkurang.

3. Alkohol

Minuman alkohol mengandung bahan kimia penyebab sakit kepala migrain yaitu tyramine.

Alkohol jenis anggur merah bahkan menjadi pemicu terbesar migrain karena terdapat banyak kandungan histamin. Baik tyramine ataupun histamin, keduanya sama-sama memicu sakit kepala. Selain kandungan tersebut, para ahli menyatakan bahwa alkohol dapat menyebabkan dehidrasi yang berkontribusi dalam mengembangkan rasa sakit kepala.

4. Makanan asin

Makanan asin terlebih makanan olahan  mengandung pengawet yang berbahaya. Terkadang orang akan menambahkan MSG (Monosodium Glutamat) untuk menciptakan rasa asin dalam masakannya. MSG ini menjadi pemicu migrain. Alasannya dalam makanan asin terdapat kandungan natrium. Apabila jumlahnya sangat tinggi, natrium ini dapat mempengaruhi tekanan darah yang akibatnya akan menyebabkan serangan sakit kepala migrain dan juga tekanan darah tinggi.

5. Kacang dan biji-bijian tertentu

Kacang-kacangan seperti almond dan kacang tanah serta biji-bijian tertentu bisa menjadi pemicu. Adanya kandungan tyramine di dalamnya membuat serangan migrain menghampiri.

6. Daging

Daging olahan yang mengandung pengawet seperti sosis, daging deli, daging hot dog  terbukti memicu migrain. Pemicunya tak lain karena adanya kandungan nitrat. Kandungan ini ditambahkan dalam daging untuk mempertahankan warna dan rasanya.

Saat daging olahan dan daging yang diawetkan dikonsumsi, di dalam tubuh oksida nitrat akan dilepaskan ke dalam darah. Selanjutnya pembuluh darah di otak akan melebar dan inilah yang menyebabkan serangan sakit kepala sebelah muncul. Oleh karena itu, konsumsilah daging tersebut dalam jumlah yang wajar dan jangan setiap hari agar frekuensi migrain dapat berkurang.

7. Ragi

Makanan yang berbahan ragi seperti roti, donat, atau yang lainnya sangat nikmat dikonsumsi dan mengenyangkan. Namun ternyata bahan makanan yaitu ragi mengandung tiramin. Seperti yang diketahui, tiramin dalam ragi sama dengan kandungan dalam alkohol dapat memicu serangan sakit kepala migrain.

Itulah beberapa makanan yang bisa menjadi pemicu sakit kepala sebelah atau migrain. Tidak semua penderita migrain sensitif pada semua makanan-makanan di atas. Contohnya sebagian penderita migrain aman dari serangan sakit kepala setelah makan kacang-kacangan namun sebagian yang lain setelah mengkonsumsinya mendapatkan efek sakit kepala. Namun perlu diingat, makanan tadi perlu dihindari demi menahan timbulnya serangan sakit kepala migrain.